free page hit counter

CV Duta Perdana

Kontraktor Mekanikal Elektrikal Plumbing, Apa Saja Kira Kira Tugasnya?

Secara singkat, tugas dari kontraktor mekanikal elektrikal plumbing adalah merencanakan, mengawasi, menguji serta mengukur pelaksanaan pekerjaan plumbing yang meliputi sistem air kotor, air kotoran, air hujan, air bersih pada bangunan bertingkat atau bangunan lainnya beserta halaman. Sehingga, pekerjaan menjadi lancar, tertib dan sesuai dengan target fisik, waktu, biaya dan mutu yang tercatat. Plumbing sendiri merupakan salah satu fokus utama kontraktor saat melakukan kegiatan BUILDING MAINTENANCE atau perawatan gedung. Nah, untuk menjawab penasaran anda tentang kontraktor MEP, silahkan simak penjelasan yuk!

Mengenal Kontraktor Mekanikal Elektrikal Plumbing dan Peran Mereka

Kontraktor plumbing merupakan jasa pemasangan yang menangani sistem pemipaan baik pada bagian dalam maupun pada bagian luar gedung. Dalam mengatur pemipaan, kontraktor membutuhkan jenis pipa dari berbagai bentuk. Karena itulah, PLUMBING ADALAH suatu pekerjaan yang tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena banyaknya pipa dan peralatan yang harus tersedia saat melakukan pekerjaan tersebut.

Pemisahan antara aliran air bersih, kotor, dan air hujan harus dilakukan dengan tepat, sehingga tercipta sirkulasi air yang baik dan tidak tercemar. Kontraktor plumbing di Surabaya sendiri sudah mempunyai berbagai variasi, oleh karena itu pengelolaan air ini terbukti sangat penting untuk bangunan anda mengingat banyaknya kontraktor plumbing jakarta.

Peran Peran Penting Seorang Kontraktor Mekanikal Elektrikal Plumbing

  • 1. Pertama adalah menerima pekerjaan plumbing sesuai dengan rencana, spesifikasi, dan syarat yang diberikan.
  • 2. Di urutan kedua, menyiapkan gambar denah instalasi plumbing.
  • 3. Di urutan ketiga, melakukan persiapan kerja plumbing seperti bahan, dan perlengkapan kerja.
  • 4. Di urutan keempat, mengkoordinasikan tenaga kerja agar pekerjaan plumbing berjalan secara optimal dan efisien.
  • 5. Di urutan kelima, melakukan pengetesan terhadap pekerjaan.
  • 6. Setelah itu di urutan keenam, melakukan pengujian dan evaluasi dari pekerjaan.
  • 7. Kemudian di urutan ketujuh, membuat 'report' pekerjaan plumbing.
  • 8. Selanjutnya di urutan kedelapan, menjaga kualitas pekerjaan dan tenaga kerja.

Beberapa Saluran Pipa Dalam Sistem Plumbing Bangunan

Sistem plumbing sendiri tidak boleh sembarang pasang saja! Perhatikan dan perhitungkan bagian bagian yang akan anda kerjakan agar bangunan anda bisa bekerja dengan lancar. Untuk lebih lengkapnya, anda bisa melihat daftar dibawah bagian apa saja yang harus diperhatikan oleh kontraktor saat proses isntalasi plumbing.

1. Aliran Air Bersih Sistem Plumbing

Aliran air bersih ini memiliki fungsi yang sangat penting untuk pengaliran ke setiap bagian gedung. Misalnya pengaliran ke kran wastafel, kamar mandi ataupun bagian penting lainnya. Air bersih ini bersumber dari air PDAM ataupun air sumur yang menggunakan pipa khusus aliran air bersih.

2. Aliran Air Kotor Sistem Plumbing

Kemudian terdapat aliran air kotor, aliran air kotor adalah aliran pembuangan limbah air yang tidak terpakai. Limbah air yang kotor ini akan terkumpul menjadi satu pada suatu tempat, yakni bisa berupa septic tank atau sejenisnya. Hal ini sangat penting agar aliran air bersih bangunan anda tidak tercampur dengan air kotor dan akan membahayakan lingkungan sekitar gedung.

3. Aliran Air Hujan Sistem Plumbing

Terakhir tapi bukan akhir ada aliran air hujan yang berasal dari bagian atas gedung menuju ke bawah gedung. Air hujan ini memiliki sifat korosif yang dapat menghancurkan pondasi bangunan seiring berjalannya waktu. Kontraktor biasanya menggunakan pipa besar yang terdapat pada sudut atas bangunan untuk pengelolaan sistem aliran air hujan.

Butuh Jasa Kontraktor Berpengalaman?